menangis dalam hatiku
mengingat dirimu
tak seperti dulu...
seperti kosong dan sendiri
mencoba pendam beratnya sepi...
bila ada cinta yang membuatmu merasa nyaman
coba kau katakan
bila benar ada lepaskan hatiku
terlebih dahulu darimu
jika tak lagi cinta,tak apa
pedih rasa hatiku
melihat dirimu tak seperti dulu
seperti kosong dan sendiri
mencoba pendam beratnya sepi
setengah hatiku tertinggal padamu
bila ada cinta yang membuatmu merasa nyaman
coba kau katakan
bila benar ada lepaskan hatiku
terlebih dahulu darimu
bila ada cinta yang membuatmu merasa nyaman
coba kau katakan
setengah hatiku tertinggal padamu
jika tak lagi cinta tak apa
jika tak lagi cinta tak apa
Senin, 19 Mei 2014
Sabtu, 10 Mei 2014
bertemu untuk berpisah
Semua yang telah berlalu akan menjadi kenangan indah Yang
tak akan terlupa
Tawa kita adalah memori indah dan saat aku mengingatnya aku
akan tersenyum
Kebersamaan kita adalah masa indah dan rasa bahagia tanpa
batas
Tatapan itu akan selalu mengingatkan aku akan cinta yang
indah
Senyuman itu membuatku selalu mengingat saat kita pertama
kali bertemu
Dan semoga senyum itu pula yang mengantarkan perpisahan
indah kita
Aku tak pernah mengerti
Mengapa harus bertemu padahal akhirnya harus terpisah
Terpisah oleh satu janji yang tak bisa ditinggalkan
Janji itu lebih penting dari perasaan ini, aku pun takk
mengerti tentang ini
Tapi aku beruntung telah merasakan cinta yang lembut darimu
Setelah ini akan ada masa yang lebih membahagiakan dari yang
telah kita lewati
Walaupun suatu saat nanti aku berharap Tuhan masih
mempertemukan kita
Lalu duduk berdua disuatu tempat yang indah
Menceritakan kenangan kita yang indah, dulu…
Dan memperbincangkan orang-orang yang nanti mencintai dan
dicintai,aku-kamu.
Kamis, 08 Mei 2014
Menyambut senyummu
Senyummu yang slalu kunanti
saat aku membuka kedua mata ini. Senyummu bagaikan air dipadang pasir yang
tandus…melegakan, bagaikan pohon rindang…meneduhkan jiwa ini. Saat fajar
menyingsing dengan gagah, membiarkan sinarnya memasuki celah-celah jendela lalu
menerpa wajahku, seakan berseru memanggilku untuk bangun dan melewati hari baru
yang penuh dengan peristiwa, saat itu pula ku ingin engkau ada dihadapanku, memberikan
senyuman indahmu untuk mengawali hari yang akan lebih indah karenamu.
Entah berapa malam sudah
kita lewati bersama, tak terhitung banyaknya bagaikan bintang dilangit, terhampar
tak terhitung, kecil, kadang tak Nampak namun cahayanya bersinar terang membuat
siapapun yang memandang merasakan ketenangan di dalam jiwa.
Saat malam tiba… ku ingin
engkau selalu disampingku, bercerita kisah
hari-hari yang telah terlewati, hari yang penuh lelah, dihiasi canda dan
tawa dan kadang kala terisi riak-riak amarahmu namun tetap penuh kelembutan, ya…aku
tetap merasakan kelembutan itu.
Kubiarkan semuanya berlalu,
segala hal yang datang lalu pergi tanpa meninggalkan sisa, namun tidak dengan
engkau, tidak dengan senyummu. Senyum indahmu tak ingin kulewati walau sehari
saja. Senyuman yang selalu ada dalam aliran darah, dalam denyut nadi, dalam
setiap detakan jantung yang begitu cepat. Sungguh begitu indah. Sungguh memberikan
semangat yang begitu khusus dalam diriku.
Ibu…
senyummu, dapat meredam hujan badai yang akan
jatuh menghujam bumi tanpa permisi, begitu cepat. Dapat menyejukkan kala terik
matahari menyengat kulit dan membawa dahaga. Dapat menenangkan badai gelombang
dilautan yang bagaikan amarah tak terbendung. Senyummu yang terhebat, begitu
indah untukku.
Tetaplah disisiku, menemani
malam-malam yang akan kita lewati bersama, terlelap dalam tdiur dan menyambut
pagi dengan senyummu.
I love u mami
Langganan:
Postingan (Atom)